Minggu, 24 September 2023

NOUN PHRASE

 



PENGERTIAN NOUN PHRASE 

Noun Phrase merupakan sebuah frasa yang merupakan hasil penggabungan kata benda (noun), kata ganti benda (pronoun), atau number.

Frasa ini digunakan ketika sebuah kata benda dirasa kurang spesifik dalam menggambarkan sebuah kata benda.

Noun Phrase dapat dibedakan menjadi basic dan complex noun phrase.

Bagaimana menyusun sebuah noun phrase? Untuk menyusunnya secara sempurna, ada dua istilah yang perlu diingat: pre-modifier dan post-modifier.

Pre modifier merupakan kata imbuhan yang ditambahkan di depan sebuah noun utama sedangkan post-modifier merupakan kata imbuhan yang ditambahkan di belakang sebuah noun.

Pola Kalimat Noun Phrase

Menambahkan imbuhan-imbuhan untuk menjelaskan sebuah noun ternyata tak semudah itu.

Ada pola kalimat yang perlu ingat untuk membentuk frasa ini. Apa saja itu?

Noun + noun

Contoh noun phrase untuk kategori noun+noun,  antara lain newspaper, school bag, pizza box, dan air conditioner.

Dalam contoh-contoh ini, kamu bisa perhatikan bahwa walaupun ada dua kata benda, namun yang dimaksud hanyalah satu benda saja.

Misalnya dalam kata pizza box, benda yang dimaksudkan adalah kotak pizza-nya.

Oleh karena itu, benda yang dimaksud dalam noun phrase dari pizza box adalah box-nya itu sendiri.

Noun + of + noun

Bagaimana contoh kata dengan pola ini? Kamu bisa lihat dengan kata-kata seperti declaration of independence, city of angels, age of empire, dan book of secrets.

Kata ‘of’ dalam rangkaian kata-kata tersebut digunakan untuk menunjukkan arti dari pada kata benda yang disebut pertama kali.

Misalnya pada kata declaration of independence yang memiliki arti naskah kemerdekaan. Kemerdekaan hanya berfungsi sebagai penjelasan dari naskah yang dibicarakan.

Determiner + adverb + adjective + noun

Contoh kata dari pola noun phrase ini adalah extremely dangerous sport, a totally gorgeous boy, a really nice car, dan lain sebagainya.

Pada pola ini kamu bisa melihat bahwa adanya tambahan adverb atau adjective sebelum sebuah kata benda untuk menerangkan benda tersebut secara lebih jelas.

Misalnya dalam frasa extremely dangerous sport, ada kata sifat dangerous yang menjelaskan jenis olahraga yang sedang dibicarakan.

Dengan tambahan kata sifat extremely akan membuat noun yang dijelaskan semakin jelas.V-ing + noun (as Gerund)

Untuk kategori pola kalimat ini kamu bisa menggunakan contoh swimming pool, walking stick, dan smoking room.

Secara kontekstual, makna V-ing sebagai gerund adalah untuk menandai kata benda yang disebut terakhir.

Dapat disimpulkan bahwa kata swimming pool memiliki arti a pool for swimming activities.

V-ing yang terdapat dalam noun phrase ini berfungsi untuk menjelaskan sebuah kegiatan.

V-ing + Noun (as Participle)

Selain noun yang bisa berfungsi sebagai gerund, noun juga bisa berfungsi sebagai participle atau keterangan penjelas yang menggunakan relative pronoun.

Contohnya adalah talking bird, walking dead, atau smoking man.

Noun sebagai participle dalam kalimat ini biasanya merupakan penjelas yang berbentuk apa dan siapa.

Seperti dalam kalimat talking bird kita bisa merincikannya sebagai a bird that talks.

Untuk menjadikannya sebuah objek yang utuh, kamu bisa menggantikan kegiatannya dengan V-ing sebagai kegiatan dan noun sebagai penjelas objek yang melakukannya.

V3 + Noun (as Participle)

Selain v-ing, ada juga verb ketiga yang bisa digunakan dalam pembentukan noun phrase.

Contoh kata dari pola kalimat ini adalah hidden treasure, forbidden city, cooked meals, frozen dairy.

Penggunaan V3 memiliki fungsi untuk sebagai bentuk participle atau keterangan penjelas yang menggunakan relative pronoun seperti who, which, that, whom dalam adjective clause bentuk kalimat pasif.

Misalnya dalam kata hidden treasure, kita memecah kata tersebut menjadi a treasure that was hidden.

Nah, untuk membuatnya lebih singkat dan membentuk subjek yang utuh, kamu bisa menyingkatnya menjadi a hidden treasure.

Contoh Kalimat Noun Phrases

Mari perhatikan contoh  di bawah ini:

  • The spotted puppy is up for adoption. Spotted puppy merupakan bentuk dari pola V3+ noun (as participle).
  • The bohemian house was brightly decorated for the holidays. Bohemian house merupakan bentuk noun + noun, menjelaskan rumah yang didekorasi untuk liburan.
  • At the zoo, I saw a striped zebra. Striped merupakan bentuk ketiga atau V3. Maka dari itu, bentuk kalimat ini merupakan v3 + noun (as participle).
  • I want a cute puppy for Christmas. Adjective + noun juga bisa diaplikasikan dalam pola kalimat noun phrase. Dalam kalimat ini kita bisa melihat adanya tambahan kata sifat sebelum kata benda untuk memperjelas apa yang dimaksud. Cute ditambahkan untuk memperjelas objek utama, yaitu puppy.





Sumber : 
https://www.youtube.com/watch?v=njIgEb-LgK0
https://7esl.com/noun-phrase/
https://www.wallstreetenglish.co.id/noun-phrase/



ADJECTIVE PHRASE




Pengertian Adjective Phrase 

 Dilansir dari Grammar Monster, adjective phrase merupakan kumpulan kata-kata yang menggambarkan sebuah subyek atau obyek di dalam kalimat. Sebuah adjective di dalam adjective phrase dapat timbul di bagian awal, tengah, maupun di akhir dalam sebuah kalimat dan bisa digunakan sebelum atau setelah subyek atau obyek. Posisinya mungkin sebelum atau setelah noun (sebagai attributive untuk membentuk noun phrase) atau setelah linking verb (sebagai predicative).

 Contoh: 

• Extremely happy
 
Greyish brown
 
• Beautifully painted
 
• Too spicy
 
• Not too far
 

Penggunaan Adjective Phrase

 Sesuai dengan penjelasan dari definisi di atas, adjective phrase memiliki 2 bentuk, yaitu attributive dan juga predicative. Apa perbedaannya?

 

Attributive adjective

Secara sederhana, attributive bisa dikataan sebagai kata sifat yang umumnya terletak sebelum kata kerja yang belum dimodifikasi. Bagaimana contoh kalimatnya?

 

• I like very dark chocolate. (Saya suka cokelat yang sangat hitam.)

 

• The beautifully carved frames are priceless. (Bingkai yang sudah diukir indah merupakan tak ternilai.)

 

Predicative adjective

 

Predicative merupakan kebalikan dari attributive. Secara sederhana, ia merupakan kata sifat yang umumnya terletak setelah kata kerja yang dimodifikasi.

 

Bagaimana contoh kalimatnya?

 

• The frames are beautifully carved and priceless. (Bingkai itu diukir secara indah dan tak ternilai.)

 

• Tommy is extremely smart. (Tommy sangat pintar.)

 

Contoh Kalimat Menggunakan Adjective Phrase

 

 • The exam was not too difficult. (Ujian tadi tidak terlalu sulit.)

 

• The candy I gave her was dark chocolate brown. (Coklat yang saya berikan kepadanya adalah coklat hitam kecoklat-coklatan.)

 

• The music from next door was annoyingly loud. (Musik dari pintu sebelah sangat keras dan mengganggu.)

 

• I usually eat something that is not very healthy. (Saya biasanya makan sesuatu yang tidak terlalu sehat.)

 

• I am extremely tired of staying up until midnight because of the exam. (Saya sangat lelah- secara ekstrim- karena begadang sampai pagi di masa ujian.)

 

• She drives the car faster than a speeding bullet. (Dia menyetir mobilnya lebih cepat dari peluru pistol.) •

 

By the end of the date, I was quite bored with him. (Pada akhir kencan, saya menjadi lumayan bosan dengannya.)

 

• A person higher than me should grab the book, because I cannot reach it. (Orang yang lebih tinggi dari saya harus mengambil bukunya, karena saya tidak sampai.)

 

• She is far too serious about her new exam that is coming. (Dia terlalu serius akan ujiannya yang akan datang.)

 

• The man that is wearing the blue sweater will have his break in his shift in two hours from now. So you can talk to him later. (Lelaki yang menggunakan sweater warna biru akan beristirahat dua jam dari sekarang. Jadi kamu bisa berbicara padanya nanti setelah itu.)

 

• This stone is the heaviest of all stones here. (Batu ini adalah batu yang terberat dari semua batu yang ada disini.)

 

• Workers demanding their rights right now will not have anything that is given by the company. (Para pekerja yang sedang menuntut haknya sekarang tidak akan mendapatkan apapun dari perusahaan.)

 

• The weather in the country is very cold. (Cuaca di negara tersebut sangat dingin.)

 

• I still remember our sweet moments. (Saya masih mengingat momen-momen manis kita.)

 

• You are the most tricky man that I have ever met. (Kamu pria tercerdik yang saya pernah temui.)

 

• The students are aware of Indonesia’s economic condition. (Para siswa sadar akan kondisi ekonomi Indonesia.)

 

• Is Monosodium Glutamate dangerous for our health? (Apakah Monosodium Glutamate berbahaya untuk kesehatan kita?)

 

Jadi, pengertian adjective phrase yaitu gabungan beberapa kata untuk menjelaskan kata benda (noun) atau kata ganti (pronoun).

 

You always eat something that is very healthy = kamu selalu makan sesuatu yang sehat.

 

This handsome gentleman wants me to help him with his bag = pria tampan ini ingin aku membantunya membawakan tas-nya.

 

The happily married couple often posts their photos on social media = pasangan bahagia yang sudah menikah sering membagikan foto mereka di media sosial.

 

• The exam was not too difficult. (Ujian tadi tidak terlalu sulit.) Adjective sederhana dari kalimat ini adalah “not difficult” atau tidak sulit. Tetapi di kalimat ini, sebuah kata lain ditambahkan yaitu kata “too” yang mengubah artinya dari “tidak sulit” menjadi “tidak terlalu sulit.”

 

• The candy I gave her was dark chocolate brown. (Coklat yang saya berikan kepadanya adalah coklat hitam kecoklat-coklatan.)

 

• The music from next door was annoyingly loud. (Musik dari pintu sebelah sangat keras dan mengganggu.) Adjective sederhana dari kalimat ini adalah “loud” atau berarti keras. Tetapi di kalimat ini, sebuah kata lain ditambahkan yaitu kata “annoyingly” yang menimbulkan kesan “secara menjengkelkan”. Seorang pembicara yang berbicara kalimat ini ingin mengatakan bahwa musik yang didengar sangat keras dan sangat menjengkelkan dan menggangu.

 

• I usually eat something that is not very healthy. (Saya biasanya makan sesuatu yang tidak terlalu sehat.)

 

• I am extremely tired from all of the staying up until midnight because of the exam. (Saya sangat lelah- secara ekstrim- karena begadang sampai pagi di masa ujian.)

 

• She drives the car faster than a speeding bullet. (Dia menyetir mobilnya lebih cepat dari peluru pistol.) Adjective yang digunakan di dalam kalimat ini adalah “fast”. Kalimat ini bisa saja berarti sama hanya dengan menggunakan “She drives the car fast.”, tetapi pembicara disini ingin memberikan gambaran bahwa dia (perempuan) menyetir mobil dengan sangat sangat cepat, sehingga perbandingan yang digunakan adalah peluru pistol.

 

• By the end of the date, I was quite bored with him. (Pada akhir kencan, saya menjadi lumayan bosan dengannya.) Adjective di dalam kalimat ini adalah “bored” atau bosan, tetapi pembicara disini ingin memberikan gambaran dan menambahkan kata “lumayan”, sehingga menambahkan kata lain yaitu “quite”. Sehingga kalimat awalnya yang berarti “Saya bosan dengan dia,” menjadi “Saya lumayan bosan dengan dia,”.

 

• A person higher than me should grab the book, because I cannot reach it. (Orang yang lebih tinggi dari saya harus mengambil bukunya, karena saya tidak sampai.)

 

• She is far too serious about her new exam that is coming. (Dia terlalu serius akan ujiannya yang akan datang.)

 

• The man that is wearing the blue sweater will have his break in his shift in two hours from now. So you can talk to him later. (Lelaki yang menggunakan sweater warna biru akan beristirahat dua jam dari sekarang. Jadi kamu bisa berbicara padanya nanti setelah itu.) Kalimat ini sangat membingungkan terlebih bagi para awam yang mungkin belum terbiasa dengan bahasa inggris. Beberapa orang akan menyangka bahwa “wear” disana berfungsi sebagai kata kerja, tetapi “wearing” disana berarti, “lelaki yang menggunakan sweater biru” sehingga

 

• This stone is the heaviest of all stones here. (Batu ini adalah batu yang terberat dari semua batu yang ada disini.)

 

• Workers demanding their rights right now will not have anything that is given by the company. (Para pekerja yang sedang menuntut haknya sekarang tidak akan mendapatkan apapun dari perusahaan.)

 





Rabu, 02 Agustus 2023

PRESENT CONTINUOUS TENSE

 



Apa Itu Present Continuous Tense?


Arti present yaitu masa sekarang, jadi, pengertian present continuous tense adalah bentuk tense yang dapat  digunakan untuk menjelaskan sesuatu atau menyatakan kegiatan  yang sedang berlangsung selama waktu tertentu pada masa sekarang (present).

Bentuk ini menunjukkan bahwa aksi tersebut terjadi sebelum (begins before), selama (is in progress at the present), dan berlanjut setelah (continues after) waktu atau aksi lainnya.

  • Linda  is warming up the car while Rudi looks for his new leather coat.
  • They are eating at Mira's favorite restaurant today.
  • They are sitting at Mira's favorite booth, the one with the sparkling red plastic seats.
  • The waiter is standing behind the counter right now with a notepad in his hand and pencil behind his ear.
  • “Are you waiting to open your presents after you eat your pancakes?” said Aunt Christine, taking a sip from her root beer.

Rumus Present Continuous Tense 

Rumus present continuous tense untuk kalimat positif adalah subject + be (am/are/is) + verb1 -ing + complement.  

Adverb of Time dalam Simple Present Continuous Tense

Kata keterangan waktu dalam present continuous tense terbagi menjadi dua, yaitu:

Waktu di mana pembicaraan sedang terjadi a.k.a at the time of speaking. Keterangan ini dapat kamu gunakan saat melakukan pembicaraan sambil melakukan aktivitas lain di waktu bersamaan. 


Aktivitas atau kegiatan yang kamu lakukan terjadi di sekitar waktu pembicaraan (around the time of speaking).


Penggunaan Kalimat Present Continuous Tense


1. Things that are happening now (menunjukkan sesuatu yang sedang terjadi atau sedang berlangsung)

Kalau melihat lagi contoh percakapan di awal artikel ini, kalimat tersebut memiliki fungsi untuk menunjukkan aksi yang sedang terjadi. Contoh:

(+) I am writing this letter to express my longing to my boyfriend. (Aku sedang menulis surat ini untuk mengekspresikan kerinduanku pada pasanganku.)
(+) She is reading a romance novel right now. (Dia sedang membaca buku sekarang.)
(-) They are not eating the cake. (Mereka tidak sedang memakan kue.)
(-) He is not dancing on the stage. (Dia tidak sedang menari di atas panggung.)
(+) Is mom cooking now? (Apakah Ibu sedang memasak sekarang?)
(+) Are you crying right now? (Apakah kamu sedang menangis sekarang?)

2. Temporary event (menyatakan tindakan yang lebih lama terjadi, namun hanya dalam waktu sementara saja)

Bedanya dengan poin ke-1 adalah, biasanya pada fungsi pertama menunjukkan suatu aktivitas berlangsung dalam waktu yang sebentar. Nah, sedangkan fungsi yang satu ini dapat kamu gunakan untuk menceritakan kejadian berlangsung dalam waktu yang agak lama, namun hanya terjadi sementara saja. Contoh:

(+) He’s studying a new language at the moment. (Dia sedang belajar bahasa baru sekarang.)
(+) She’s upgrading her computer skill at the moment. (Dia sedang meningkatkan keterampilan komputernya sekarang.)

3. Talk the action around the time of speaking (membicarakan aksi yang terjadi di sekitar waktu pembicaraan)

Seperti yang sudah kamu baca sebelumnya tentang adverb of time dari present continuous tense, jadi tenses ini dapat digunakan untuk memberitahu suatu aktivitas, yang mana aktivitas tersebut terjadi di sekitar waktu pembicaraan. Contoh kalimatnya:

(+) Rani is taking three classes this semester  (Rani mengambil tiga kelas di semester ini.)
(-) Arnold is spending a lot of his money this week. (Arnold menghabiskan banyak uangnya minggu ini.)

4. A new pattern or habit (menyatakan kebiasaan baru)

Salah satu cara yang cukup menarik dalam penggunaan present continuous tense adalah untuk menggambarkan peristiwa atau tindakan yang baru dan berbeda dari peristiwa di masa lalu. Dalam hal ini, tense dapat digunakan untuk menonjolkan kontras antara  yang lama dan yang baru. Lihat contoh berikut:

(+) These days, people are writing emails a lot less than they used to a few years ago. (Hari ini, orang-orang menulis email jauh lebih sedikit dibanding tahun lalu.)

5. Future plans (menceritakan sesuatu yang sudah dibahas atau direncanakan sebelumnya dan akan terjadi dalam waktu dekat)

Eh, kamu sudah baca artikel tentang simple future tense belum? Soalnya, fungsi ini pernah kita bahas juga di artikel tersebut, lo. Jadi, kamu dapat menggunakan present continuous tense untuk membicarakan rencana yang sudah pasti akan terjadi dalam waktu dekat. Contoh:

(+) When we arrive at the airport, we are taking a private car direct to the hotel. (Saat sampai di bandara, kita menaiki kendaraan pribadi untuk langsung ke hotel.)
(+) My manager is promoting Stacey to be the new lead team next month. (Managerku mempromosikan Stacey untuk menjadi pemimpin tim yang baru di bulan depan.)



sumber : 

https://www.google.com/search?q=gambar+present+continuous+tense&oq=gambar&aqs=chrome.2.69i57j69i59j0i67i650l2j0i131i433i512l6.254384841j0j15&sourceid=chrome&ie=UTF-8#vhid=MN2BnRbSyxltiM&vssid=l

https://www.english-academy.id/blog/pengertian-dan-rumus-simple-future-tense

https://www.english-academy.id/blog/present-continuous-tense-pengertian-rumus-fungsi-contoh-kalimat

https://www.english-academy.id/blog/present-continuous-tense-pengertian-rumus-fungsi-contoh-kalimat


<

SIMPLE PAST TENSE

  https://kampunginggrisbandung.co.id/simple-past-tense-mengungkapan-kejadian-yang-telah-lalu/ Pengertian  Simple Past Tense adalah bentuk k...